• About
  • Contact Us
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Militer

Menu
  • Home
  • Menu 1
    • SubMenu 1
    • SubMenu 2
    • SubMenu 3
  • Menu 2
    • SubMenu 1
    • SubMenu 2
    • SubMenu 3
  • Menu 3
  • Menu 4
Home » Alustista » KRI-Usman Harun-359 » Nasional » Pengadaan Alutista » TNI AL » Duta Besar Inggris Membicarakan Pembangunan Tiga Unit Kapal Frigate TNI AL

Duta Besar Inggris Membicarakan Pembangunan Tiga Unit Kapal Frigate TNI AL

Unknown Tuesday, 4 March 2014 Alustista, KRI-Usman Harun-359, Nasional, Pengadaan Alutista, TNI AL Edit

Jakarta (MI) : Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Mark Canning, mengadakan kunjungan kehormatan kepada Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Marsetio, di Markas Besar TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa.

Kedua pemimpin itu membicarakan perkembangan pembangunan tiga unit kapal frigate kelas KRI Usman-Harun/359 yang sedang dirampungkan di Inggris, sebagaimana dinyatakan Dinas Penerangan TNI AL, di Jakarta, Selasa.

TNI AL tengah menunggu kehadiran kapal fregat jenis Multi Role Light Frigate yang sedang dibuat di Inggris, masing-masing KRI Bung Tomo-357, KRI John Lie-358, dan KRI Usman Harun-359.

Kehadiran KRI Usman-Harun/359 pernah membuat Singapura meradang dan membuat beberapa program kerja sama militer Indonesia dengan mereka dihentikan di tengah jalan, di antaranya pembatalan penampilan Tim Aerobatik Jupiter TNI AU di Singapore Airshow 2014.

Turut hadir mendampingi Marsetio dalam pertemuan itu adalah Asisten Perencanaan Kepala Staf TNI AL, Laksamana Muda TNI Ade Supandi, Asisten Pengamanan Kepala Staf TNI AL, Laksamana Muda TNI Putu Yuli Adnyana, Asisten Operasi Kepala Staf TNI AL, Laksamana Muda TNI Didit Herdiawan, Asisten Logistik  Kepala Staf TNI AL, Laksamana Muda TNI Suyitno, dan beberapa yang lain. 





Sumber : ANTARA
Tweet

0 Response to "Duta Besar Inggris Membicarakan Pembangunan Tiga Unit Kapal Frigate TNI AL"

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Copyright 2014 Militer
Powered by Militer Indonesia,TNI